Malam sial di tahun baru
Kembali lagi di tengah malam ini kali ini saya akan bercerita tentang pengalaman stamina di tahun baru
Cerita ini merupakan pengalaman dari teman saya panggil saja wayan. Wayan adalah salah satu pemuda di desa saya. Ia adalah pemuda yang sangat ceria, suka bercanda, dan suka membuat orang lain tertawa kalau berada disekitar dia. Kejadian ini terjadi pada malam pergantian tahun dari 2014 ke 2015 sudah cukup lama sih tapi menurut saya masih membuat bulu kuduk merinding kalau teringat ceritanya. Lanjut ke cerita, waktu itu adalah malam tahun baru. Seperti biasa di desa kami merayakannya dengan mengadakan makan bersama dengan masyarakat di banjar kami. Semua pemuda pemudi menyiapkan acara. Ada yang membuat sate, memanggang ikan, Sampai menjamu para petinggi di desa. Setelah jam menunjukkan pukul 8 malam kami mulai acara makan bersama ini. Saat semua sudah selesai, satu persatu warga mulai pulang kerumah masing - masing. Saya tetap diam di balai Banjar karena diajak oleh kakak saya. Hari pun mulai larut. Suara petasan mulai bersautan. Tidak mau kalah kami juga menyalakan petasan pokoknya meriah deh. Karena sudah melewati pukul 12 malam kami mengecilkan musik lalu mengobrol-brol satu sama lain. Sampai ada salah satu pemuda yang bercerita tentang pengalamannya bertemu makhluk halus. Wayan tidak percaya dengan adanya mereka karena belum pernah melihat langsung. Dia membuat cerita yang awalnya lucu menjadi seram. Sampai suatu ketika Wayan hendak pulang. "Aku pulang dulu ya udah ngantuk sekali." Kata Wayan. Kami mengiyakan perkataan Wayan. Wayan langsung berjalan ke sebelah Utara Banjar karena motornya ditaruh disana. Belum ada 5 menit ia langsung ngebut pulang dengan muka ketakutan. Kami di banjar heran ada apa dengan Wayan. Keesokan harinya kakak saya bertanya kepada Wayan. "Kenapa kamu kemarin?" Tanya kakak saya. Dan sungguh tak terduga wayan bercerita bahwa ia melihat orang yang mau menggunakan ilmu leak, atau dalam bahasa Bali "ngelekas". Ia melihat bahwa sesosok perempuan dengan rambut panjang, berkuku panjang, berkulit keriput, memakai Kamen di atas lutut, sambil menari-nari di bawah pohon. Karena kerakyatan ia langsung lari kerumah sampai tidak bisa tidur dan begadang hingga pagi.
Sekian cerita tengah malam kali ini
Terima kasih sudah membaca
Dan selalu waspadalah pada tengah malam
Sampai juma..
https://encrypted-tbn0.gstatic.com/images?q=tbn%3AANd9GcTUwz3HjffKQ5CIzrEC-4qAtTBZfVLI_aFMAtMHO0pNrqDNUkXO
Cerita ini merupakan pengalaman dari teman saya panggil saja wayan. Wayan adalah salah satu pemuda di desa saya. Ia adalah pemuda yang sangat ceria, suka bercanda, dan suka membuat orang lain tertawa kalau berada disekitar dia. Kejadian ini terjadi pada malam pergantian tahun dari 2014 ke 2015 sudah cukup lama sih tapi menurut saya masih membuat bulu kuduk merinding kalau teringat ceritanya. Lanjut ke cerita, waktu itu adalah malam tahun baru. Seperti biasa di desa kami merayakannya dengan mengadakan makan bersama dengan masyarakat di banjar kami. Semua pemuda pemudi menyiapkan acara. Ada yang membuat sate, memanggang ikan, Sampai menjamu para petinggi di desa. Setelah jam menunjukkan pukul 8 malam kami mulai acara makan bersama ini. Saat semua sudah selesai, satu persatu warga mulai pulang kerumah masing - masing. Saya tetap diam di balai Banjar karena diajak oleh kakak saya. Hari pun mulai larut. Suara petasan mulai bersautan. Tidak mau kalah kami juga menyalakan petasan pokoknya meriah deh. Karena sudah melewati pukul 12 malam kami mengecilkan musik lalu mengobrol-brol satu sama lain. Sampai ada salah satu pemuda yang bercerita tentang pengalamannya bertemu makhluk halus. Wayan tidak percaya dengan adanya mereka karena belum pernah melihat langsung. Dia membuat cerita yang awalnya lucu menjadi seram. Sampai suatu ketika Wayan hendak pulang. "Aku pulang dulu ya udah ngantuk sekali." Kata Wayan. Kami mengiyakan perkataan Wayan. Wayan langsung berjalan ke sebelah Utara Banjar karena motornya ditaruh disana. Belum ada 5 menit ia langsung ngebut pulang dengan muka ketakutan. Kami di banjar heran ada apa dengan Wayan. Keesokan harinya kakak saya bertanya kepada Wayan. "Kenapa kamu kemarin?" Tanya kakak saya. Dan sungguh tak terduga wayan bercerita bahwa ia melihat orang yang mau menggunakan ilmu leak, atau dalam bahasa Bali "ngelekas". Ia melihat bahwa sesosok perempuan dengan rambut panjang, berkuku panjang, berkulit keriput, memakai Kamen di atas lutut, sambil menari-nari di bawah pohon. Karena kerakyatan ia langsung lari kerumah sampai tidak bisa tidur dan begadang hingga pagi.
Sekian cerita tengah malam kali ini
Terima kasih sudah membaca
Dan selalu waspadalah pada tengah malam
Sampai juma..
https://encrypted-tbn0.gstatic.com/images?q=tbn%3AANd9GcTUwz3HjffKQ5CIzrEC-4qAtTBZfVLI_aFMAtMHO0pNrqDNUkXO

😰😰😰😰
ReplyDeleteIiiiii
ReplyDelete😱😱😱😱
ReplyDeleteHii seremm
ReplyDeleteSerem
ReplyDelete